Senin, 28 April 2014

Tips Bermain Game Yang Aman

Salam Gamer, sebagai sesama gamer saya disini ingin berbagi tips bermain game yang aman semoga bermanfaat.

Cari posisi yang nyaman

Untuk bermain game jangka pendek atau jangka panjang di usahakan duduk dengan tegap, usahakan jarak pandangan mata antara 45 – 70 cm. Jika anda duduk lesehan usahakan jangan bungkuk.

Istirahat Yang Cukup

Yang dimaksud istirahat disini setiap 2 jam sekali usahakan istirahat selama 15 menit untuk sekedar rilex atau membaringkan badan. Jangan anda bermain game terus menerus non-stop, tidak baik untuk kesehatan anda. Anda juga harus mengatur waktu bermain anda.

Imbangi kehidupan sehari hari anda dengan game


Yang dimaksud disini anda harus bisa membagi waktu antara bermain game dan kehidupan sehari – hari anda. Agar tidak menjadi ketergantungan terhadap game yang di mainkan. Ingat kita yang memainkan game bukan game yang memainkan kita.
KEWIRAUSAHAN

Kewirausahaan (Entrepreneurship) berasal dari bahasa Perancis, yang berarti Perantara. Kewirausahaan secara umum adalah proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan, memikul resiko finansial, psikologi dan sosial yang menyertainya, serta menerima balas jasa moneter dan kepuasan pribadi.

Wirausahawan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengembangkan suatu produk atau bisnis baru perusahaan milik sendiri, dengan menggunakan sumber daya seperti keuangan, bahan baku, tenaga kerja dan yang lainya dengan sebaik-baiknya, tujuannya untuk mendapatkan laba sebanyak-banyaknya. Kunci penting yang di pegang oleh seorang wirausahawan adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. Ciri-ciri wirausahawan antara lain :

  • Mampu mengidentifikasi peluang usaha baru
  • Memiliki rasa percaya diri dan selalu bersikap positif
  • Bertingkah laku seorang pemimpin
  • Memiliki inisiatif, kreatif, dan inovasi terbaru
  • Pekerja keras
  • Berpandangan luas dan memiliki visi misi yang baik
  • Berani mengambil resiko
  • Mampu menerima saran dan kritik


Karakteristik Wirausahawan Menurut McClelland :
  • Keinginan untuk berprestasi
  • Keinginan untuk bertanggung jawab
  • Preferensi kepada resiko-resiko menengah
  • Persepsi kepada kemungkinan berhasil
  • Rangsangan oleh umpan balik
  • Aktivitas energik
  • Orientasi ke masa depan
  • Keterampilan dalam pengorganisasian
  • Sikap terhadap uang


Karakteristik wirausahawan yang sukses dengan n-Ach tinggi
  • Kemampuan inovatif
  • Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
  • Keinginan untuk berprestasi
  • Kemampuan perencanaan realistis
  • Kepemimpinan terorientasi kepada tujuan
  • Obyektivitas
  • Tanggung jawab pribadi
  • Kemampuan beradaptasi
  • Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator



Tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi menurut McClelland:

Kebutuhan untuk berprestasi (n-Ach)

n-ACH adalah motivasi untuk berprestasi , karena itu karyawan akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. Karyawan perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan terhadap prestasinya tersebut.

Kebutuhan untuk berafiliasi (n-Afil)

Kebutuhan untuk Berafiliasi atau Bersahabat (n-AFI) Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Individu merefleksikan keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi. Mc Clelland mengatakan bahwa kebanyakan orang memiliki kombinasi karakteristik tersebut, akibatnya akan mempengaruhi perilaku karyawan dalam bekerja atau mengelola organisasi.

Kebutuhan untuk berkuasa (n-Pow)

Kebutuhan akan Kekuasaan (n-POW) Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain.


Sumber-sumber gagasan dalam identifikasi peluang usaha baru, antara lain:

Konsumen

Wirausahawan harus selalu memperhatikan apa yang menjadi keinginan konsumen atau memberi kesempatan kepada konsumen untuk mengungkapkan keinginan mereka.

Perusahaan Yang Sudah Ada

Wirausahawan harus selalu memperhatikan dan mengevaluasi produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan yang sudah ada dan kemudian mencari cara untuk memperbaiki penawaran yang sudah ada sehingga dapat membentuk peluang baru.

Saluran Distribusi

Merupakan sumber gagasan baru yang sangat baik karena kedekatan mereka dengan kebutuhan pasar.

Pemerintah

Merupakan sumber pengembangan gagasan baru dengan dua cara yaitu melalui dokumen hak-hak paten yang memungkinkan pengembangan suatu produk yang baru, dan melalu peraturan pemerintah terhadap dunia usaha yang memungkinkan muncuknya suatu gagasan tentang usaha baru.

Penelitian dan pengembangan

Merupakan suatu kegiatan yang sering menemukan atau menghasilkan suatu gagasan produk baru atau perbaikan terhadap produk yang sudah ada.

Unsur-unsur analisa peluang pokok yaitu:

  • Biaya tetap
  • Biaya variabel
  • Biaya total
  • Pendapatan total
  • Keuntungan
  • Kerugian
  • Titik pulang pokok


Franchise adalah pemberian sebuah lisensi oleh seseorang (franchisor) kepada pihak lain (franchise). Lisensi tersebut memberi hak kepada franchise untuk menggunakan merek dagang franchisor dan seluruh elemen yang diperlukan untuk menjalankan bisnisnya dengan dasar-dasar yang telah ditentukan sebelumnya.

Jenis-jenis hak guna paten (franchise) :
  • Franchise untuk mendistribusikan hasil produksi
  • Franchise yang menawarkan nama, citra, metode menjalankan usaha, dll
  • Franchise yang menawarkan jasa seperti agen pribadi, konsultasi pajak dan real estate


Pemasaran langsung

Merupakan proses penyampaian pesan maupun produk kepada pelanggan, melalui berbagi media. Pemasaran langsung bisa disebut juga sebagai aktifitas total yang mana penjual mempengaruhi transfer barang dan jasa pada pembeli, mengarahkan usahanya pada pemerhati dengan menggunakan satu media atau lebih untuk tujuan mengumpulkan tanggapan melalui telepon, pos atau kunjungan dari calon pelanggan.

Teknik alternatif pemasaran langsung :
  • Periklanan terklasifikasi
  • Periklanan display
  • Kiriman pos langsung
  • Katalog penjualan
  • Pemasaran tanggapan langsung media



Bentuk kepemilikan perusahaan

a. Pemilikan tunggal / perseorangan (firma)
  • Dimiliki dan dijalankan oleh 1 orang
  • Pemilik tidak perlu membagi laba

b. Kongsi
  • Ada perjanjian tertulis
  • Dimiliki 2 orang atau lebih
  • Umur perusahaan terbatas
  • Pemilikan bersama atas harta
  • Ikut serta dalam manajemen dan pembagian laba


c. Perusahaan Perseroaan
  • Perusahaan dengan badan hukum
  • Kewajiban pemilik saham terbatas pada jumlah saham yang
  • dimiliki
  • Pemilikan dapat berpindah tangan
  • Eksitensi relatif lebih stabil/permanen



Berikut ini adalah alternatif yang dapat wirausahawan gunakan saat usahanya berakhir.

Likuiditas

Kasus kepailitan paling ekstrim adalah ketika wirausahawan secara sukarela atau dengan berat hati harus melikuidasi semua aktiva usaha yang tidak bias dibebaskan. Jika wirausahawan mengisi petisi kepailitan secara sukarela, maka ventura usahawan tersebut dinyatakan pailit. Biasanya pengadilan akan meminta laporan pendapatan dan pengeluaran lancar.

Reorganisasi

Reorganisasi merupakan alternatif yang kurang ekstrim darikepailitan.Dalam situasi ini pengadilan memberikan waktu dan ruang kepada usaha ventura untuk membayar hutang-hutangnya. Biasanya situasi ini terjadi karena usaha ventura mempunyai masalah dengan arus kas dan kreditor mulai menekan perusahaan dengan tuntutan hukum,dan lain-lain. Wirausaha merasa bahwa dengan adanya perpanjangan waktu,binis akan bias mempunyai solvabilitas dan likuiditas yang lebih tinggi untuk memenuhi kewajiban hutang-hutangnya.

Kreditor besar atau suatu pihak yang berkepentingan atau kelompok kreditor biasanya akan mengajukan kasus ini di depan pengadilan dan kemudian rencana reorganisasi akan dibuat untuk menunjukan bagaimana bisnis akan berputar.Rencana ini akan membagi hutang dan kepemilikan kedalam dua kelompok,mereka yang akan dipengaruhi rencana dan mereka yang tidak.

Sekali rencana terselesaikan ia harus disetujui oleh pihak pengadilanPersetujuan rencana ini juga meminta bahwa semua kreditor dan pemilik setuju untuk tunduk dengan rencana reorganisasi eperti yang dikemukakan di depan pengadian.Keputusan yang dibuat dengan rencana reorganisasi biasanya mencerminkan satu atau gabungan dari hal-hal berikut ini :
  • Perluasan
  • Substitusi
  • Penetapan penyelesaian Hutang



Rencana Perpanjangan Waktu Pembayaran

Jika wirausahawan mempunyai pendapatan tetap,bias dimungkinkan untuk mengajukan perpanjangan waktu pembayaran selama hutang-hutang yang tidak di jamin kurang dari misalnya 10 juta dan hutang-hutangnya di jamin kurang dari 35 juta. Dengan ini wirausahawan membuat rencana pembayaran cicilan dari hutang yang belum dilunaskan. Jika disetujui oleh pengadilan, rencana tersebut mengukat kreditor bahkan jika mereka sebelumnya tidak menyetujui pembayaran secara menyicil.

Wirausahawan harus mengajukan kepada pengadilan rencana yang pada dasarnya adalah anggaran pendapatan dimasa mendatang dari segi hutang-hutang yang belum dilunaskan. Rencana tersebut harus berisi pembayaran semua klaim yang mendapat prioritas. Dsamping itu rencana tersebut harus menguraikan berapa banyak yang harus dibayarkan sampai semua pembayaran bias terselesaikan.

Klaim yang harus dibayar menurut peringkat adalah sebagai berikut :
  • Kreditor yang dijamin
  • Pengeluaran administrative
  • Klaim yang berasal dari operasi bisnis
  • Klaim upah dan gaji karyawan
  • Kontribusi pada tunjangan karyawan
  • Klaim dari kreditor konsumen
  • Pajak
  • Kreditor Umum. 



Referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Kewirausahaan
http://id.wikipedia.org/wiki/Wirausahawan
Ahman, Eeng. (2007). Membina Kompetensi Ekonomi. Penerbit : Grafindo Media Pratama, Bandung.
http://materikuliah-septiana.blogspot.com/2011/03/2-perbedaan-wiraswasta-dan-wirausaha.html

Sabtu, 11 Januari 2014

TUGAS VIII
AGAMA DAN MASYARAKAT

Fungsi Agama Dalam Masyarakat.

Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.

Fungsi agama dalam masyrakat adalah sebagai berikut :

1. Sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok masyarakat.

2. Mengatur tata cara hubungan manusia dengan Tuhan dan manusia    dengan manusia.

3. Merupakan tuntutan tentang prinsip benar atau salah dalam masyarakat.

4. Pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan dalam masyarakat.

5. Pedoman perasaan keyakinan dalam masyarakat.

6. Pedoman keberadaan.

7. Pengungkapan estetika (keindahan).

8. Pedoman rekreasi dan hiburan.

9. Memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama.


Kasus :

Ajaran Sabdo Kusumo

Timbulnya Ajaran Sabdo Kusumo di Kabupaten Kudus tidak terlepas dengan keberadaan Sabdo Kusumo yang nama aslinya Kusmanto, asal  Desa Terban Kecamatan Jekulo. Keberadaannya ditopang oleh faktor ekonomi  dan rendahnya  pengetahuan agama sebagian masyarakat,  yang ditandai diresponnya  secara positif oleh sebagian kecil  masyarakat terutama sebagian kalangan  pengusaha kelas menengah yang sedang menghadapi  problem ekonomi. 

Kegiatan keagamaan  yang menonjol adalah acara khaul yang diselenggarakan secara rutin sebulan sekali dan setahun sekali. Acara khaul diisi antara lain:  pembacaan tahlil, dzikir/wirid, shalawat dan kirim do’a untuk almarhum Eyang Suma Winata (orang tua Sabdo Kusumo) dan para leluhur lainnya. Acara khaul yang  dilakukan dengan mengundang  masyarakat sekitar  termasuk para tokoh agama/ulama setempat dan dari  berbagai daerah di Jawa, mengesankan sebagai upaya Sabdo Kusumo untuk mencari dukungan sekaligus legitimasi dari para ulama atas ajaran yang disebarkan. 
 
Masyarakat Kudus dengan dimotori oleh komunitas Menoro menolak keberadaan Ajaran Sabdo Kusumo dengan dalih karena menyebarkan ajaran-ajaran yang menyimpang dari pokok ajaran Islam dan meminta agar pemerintah melarang penyebaran ajaran tersebut.  Komunitas Menoro merasa tersinggung atas keberadaan ajaran itu di lingkungan Menoro, karena Menoro merupaka simbul spiritual keislaman masyarakat Kudus selama ini.


Analisis :

Dengan adanya kasus seperti di atas, permerintah daerah Kab. Kudus sekiranya mengupayakan menambah wawasan masyarakat Kudus dengan menggunakan program pembelajaran agama yang terprogram sehingga masyarakat yang masih minim akan pengetahuan agama dapat terselamatkan dari kasus seperti di atas. Pemerintah daerah kab. Kudus sekiranya melakukan kajian terhadap kasus seperti ini yang akan menentukan benar atau tidaknya ajaran agama tersebut agar dapat terhindar dari kasus yang sama di masa yang akan datang.


Refensi :




Selasa, 07 Januari 2014

TUGAS VII
ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI & KEMISKINAN

Ilmu Pengetahuan Teknologi Barat (Amerika Serikat) dan Timur (Indonesia).

Kasus :

Teknologi di negara barat dan timur sangatlah berbeda. Bisa kita ambil contoh dari teknologi militer yang dimiliki oleh Amerika Serikat / AS (Barat). AS adalah salah satu negara super power dan negara maju di dunia yang memiliki teknologi militer yang canggih. Mereka memiliki senjata yang hanya dimiliki oleh negara mereka sendiri seperti pesawat pengintai MQ9 Reaper Drone tanpa awak serta persenjataan lainnya. Hal ini di sebabkan oleh  faktor geografis. Keadaan geografis di Barat kurang menguntungkan jika dibandingkan dengan Timur. Keadaan ini membuat orang-orang Barat harus berpikir ekstra keras untuk dapat bertahan hidup sehingga memunculkan ide-ide baru yang di dalamnya mengandung ilmu pengetahuan yang dapat dikembangkan menjadi teknologi.

Berbeda dengan bangsa Barat yang harus berpikir keras, bangsa Timur telah hidup makmur dengan pemenuhan kebutuhan yang telah disediakan oleh alam yang berlimpah-limpah. Bisa kita ambil contoh negara tanah air kita tercinta Indonesia (Timur). Negara Indonesia adalah negara berkembang yang kaya akan aneka sumber daya alamnya yang sangat mudah di olah. Akan tetapi di karenakan faktor teknologi kita yang masih minim dan faktor geografisnya, Masih sedikit di negara kita yang dapat memanfatkan sumber daya dengan maksimal. Walaupun di bidang militer negara Indonesia termasuk dalam peringkat 15 besar masih banyak teknologi militer Indonesia menggunakan teknologi lama.

Analisis :

Walaupun Indonesia adalah negara berkembang yang teknologinya masih di bawah  Amerika Serikat dalam beberapa faktor seperti faktor geografis dan sumber daya manusianya. Indonesia masih memiliki potensi yang tinggi untuk menjadi negara maju. Dengan meningkatkan sumber daya manusia dalam mengolah sumber daya alam yang berlimpah agar bisa di manfaatkan sebagai ilmu pengetahuan dan memunculkan ide – ide teknologi baru yang lebih mutakhir dari negara Amerika serikat.


Referensi :
http://www.kaskus.co.id/thread/51ac15e9be29a0ae76000006/perbedaan-orang-timur-dan-barat
http://ericktristanto.wordpress.com/2009/07/13/mengapa-bangsa-barat-lebih-maju-dalam-ilmu-pengetahuan-dan-teknologi-dari-bangsa-timur/
http://www.merdeka.com/peristiwa/kekuatan-militer-indonesia-kini-urutan-15-besar-dunia.html
http://www.apakabardunia.com/2011/10/11-senjata-canggih-yang-hanya-dimiliki.html




Peran Teknologi Dalam Mengatasi kemiskinan.

Kasus :

Kemiskinin adalah penyakit terbesar yang di alami oleh suatu negara. Tidak hanya negara berkembang saja yang mengalami kemiskinan negara maju seperti  Inggris. Inggris mengalami kemiskinan di penghujung tahun 1700-an pada era kebangkitan revolusi industri yang muncul di Eropa. Pada tahun 2013. Pemerintah Indonesia memprediksikan tingkat kemiskinan di Indonesia akan lebih tinggi dari yang di targetkan oleh pemerintah yang di akibatkan oleh kenaikan harga BBM bersubsidi di sejumlah daerah.

Analisis :

Indonesia masih memanfaatkan bahan bakar terbatas seperti minyak bumi yang mengakibatkan kelangkaan dan kenaikan harga pada bahan bakar tersebut. Pemanfaatan teknologi bahan bakar alternatif masih minim yang memeiliki banyak keunggulan dan jumlahnya yang tak terbatas seperti bio gas. Dengan menggunakan teknologi kelangkaan, kenaikan harga bahan bakar serta kemiskinan dapat di tanggulangi dengan efisien.



Referensi :
http://rikotaurus.blogspot.com/2012/01/peran-teknologi-dalam-menumbuhkan.html
http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/13/08/18/mrpo4p-tingkat-kemiskinan-2013-akan-lebih-tinggi-dari-target-pemerintah
http://nasional.kompas.com/read/2013/01/03/16570788/Kemiskinan.Indonesia.Semakin.Kronis

http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/13/08/16/mrlufi-pengentasan-kemiskinan-masih-jadi-prioritas-pemerintah

Sabtu, 23 November 2013

TUGAS VI
MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN

MASYARAKAT.

Pengertian.

Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemaslahatan.


Syarat Menjadi Masyarakat

Menurut Marion Levy diperlukan empat kriteria yang harus dipenuhi agar sekumpolan manusia bisa dikatakan sebagai masyarakat :

1. Ada sistem tindakan utama.

2. Saling setia pada sistem tindakan utama.

3. Mampu bertahan lebih dari masa hidup seorang anggota.

4. Sebagian atan seluruh anggota baru didapat dari reproduksi manusia.


Dipandang dari cara terbentuknya, masyarakat dapat dibagi dalam :

a. masyarakat paksaan, misalnya Negara, masyarakat tawanan, dan lain-lain

b. masyarakat merdeka, yang terbagi dalam :

Masyarakat Nature
Masyarakat yang terjadi dengan sendirinya, seperti gerombolan, suku, yang bertalian dengan hubungan darah atau keturunan

Masyarakat Kultur
Masyarakat yang terjadi karena kepentingan keduniaan atau kepercayaan, misalnya koperasi, kongsi perekonomian, gereja dan sabagainya


MASYARAKAT PERKOTAAN

Pengertian.

Masyarakat perkotaan sering disebut urban community. Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta ciri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan. Menurut para ahli kota di sebut juga sebagai pemilihan yang cukup besar, padat dan permanen, dihuni oleh orang-orang yang heterogen kedudukan sosialnya.

Ciri – ciri masyarakat kota

1. Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.

2. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung padaorang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu.

3. Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.

4. Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa.

5. Interaksi yang terjadi lebih banyak terjadi berdasarkan pada faktor kepentingan dari pada faktor pribadi.

6. Pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu.

7. Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh dari luar.

Sifat masyarakat kota.

Netral Afektif

Masyarakat Kota memperlihatkan sifat yang lebih mementingkat Rasionalitas dan sifat rasional ini erat hubungannya dengan konsep Gesellschaft atau Association. Mereka tidak mau mencampuradukan hal-hal yang bersifat emosional atau yang menyangkut perasaan pada umumnya dengan hal-hal yang bersifat rasional, itulah sebabnya tipe masyarakat itu disebut netral dalam perasaannya.


Orientasi Diri

Manusia dengan kekuatannya sendiri harus dapat mempertahankan dirinya sendiri, pada umumnya dikota tetangga itu bukan orang yang mempunyai hubungan kekeluargaan dengan kita oleh karena itu setiap orang dikota terbiasa hidup tanpa menggantungkan diri pada orang lain, mereka cenderung untuk individualistik.


Universalisme

Berhubungan dengan semua hal yang berlaku umum, oleh karena itu pemikiran rasional merupakan dasar yang sangat penting untuk Universalisme.


Prestasi

Mutu atau prestasi seseorang akan dapat menyebabkan orang itu diterima berdasarkan kepandaian atau keahlian yang dimilikinya.


Heterogenitas

Masyarakat kota lebih memperlihatkan sifat Heterogen, artinya terdiri dari lebih banyak komponen dalam susunan penduduknya.


MASYRAKAT PEDESAAN

Pengertian

Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Desa bukanlah bawahan kecamatan, karena kecamatan merupakan bagian dari perangkat daerah kabupaten/kota, dan desa bukan merupakan bagian dari perangkat daerah. Berbeda dengan Kelurahan, Desa memiliki hak mengatur wilayahnya lebih luas. Namun dalam perkembangannya, sebuah desa dapat ditingkatkan statusnya menjadi kelurahan.Desa memiliki pemerintahan sendiri. Pemerintahan Desa terdiri atas Pemerintah Desa (yang meliputi Kepala Desa dan Perangkat Desa) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Ciri – ciri masyarakat desa.

1.System kehidupan umumnya bersifat kelompok dengan dasar keluargaan.

2.Masyarakat bersifat homogeny seperti dalam hal mata pencahariaan, agama dan adat istiadat.

3. Diantara warga desa mempunyai hubungan yang lebih mendalam dan erat bla dibandingkan dengan masyarakat lain di luar batas wilayahnya. 

4. Mata pencahariaan utama para penduduk biasanya bertani.

5. Factor geografis sangat berpengaruh terhadapa corak kehidupan masyarakat.

6. Jarak antara tempat bekerja tidak terlalu jauh dari tempat tinggal.

Sifat Masyrakat Pedesaan.

Afektifitas

Ada hubungannya dengan perasaan kasih sayang, cinta , kesetiaan dan kemesraan. Perwujudannya dalam sikap dan perbuatan tolong menolong, menyatakan simpati terhadap musibah yang diderita orang lain dan menolongnya tanpa pamrih.


Orientasi kolektif

Sifat ini merupakan konsekuensi dari Afektifitas, yaitu mereka mementingkan kebersamaan , tidak suka menonjolkan diri, tidak suka akan orang yang berbeda pendapat, intinya semua harus memperlihatkan keseragaman persamaan.


Partikularisme

Pada dasarnya adalah semua hal yang ada hubungannya dengan keberlakuan khusus untuk suatu tempat atau daerah tertentu. Perasaan subyektif, perasaan kebersamaan sesungguhnya yang hanya berlaku untuk kelompok tertentu saja.(lawannya Universalisme)


Askripsi

Berhubungan dengan mutu atau sifat khusus yang tidak diperoleh berdasarkan suatu usaha yang tidak disengaja, tetapi merupakan suatu keadaan yang sudah merupakan kebiasaan atau keturunan.(lawanya prestasi).


Kekabaran (diffuseness)

Sesuatu yang tidak jelas terutama dalam hubungan antara pribadi tanpa ketegasan yang dinyatakan eksplisit. Masyarakat desa menggunakan bahasa tidak langsung, untuk menunjukkan sesuatu. Dari uraian tersebut (pendapat Talcott Parson) dapat terlihat pada desa-desa yang masih murni masyarakatnya tanpa pengaruh dari luar.


PERBEDAAN MASYRAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN.

Homogenitas dan Heterogenitas

Masyarakat kota lebih cenderung masuk kedalam heterogenitas ditinjau dalam beberapa aspek. Misalnya : agama,sosial,suku,adat-istiadat yang dianut,maupun sifat sosial lainnya. Lain hal dengan masyarakat di desa mereka umumnya hidup berkelompok. Menyamakan diri pada ciri hidup sosial berdasarkan agama, kepercayaan,adat-istiadat,suku,dan budaya.


Orientasi Terhadap Alam

masyarakat desa masih sangat bergantung pada alam mereka menganggap bahwa alam sekitar tempat tinggal mereka adalah sumber kehidupan mereka. Namun tidak dengan masyarakat kota,selain alam mereka juga memanfaatkan teknologi. Dengan teknologi lah meeka memanfaatkan alam namun sudah dalam bentuk lain.


Mata pencaharian

Masyarakat yang tinggal di desa umumnya bekerja sesuai dengan dimana dia hidup. Misalnya; sekelompok orang tinggal di dataran tinggi umumnya mereka bekerja sebagai petani kebun. Lain halnya dengan masyarakat kota seluruh lapisan lapangan pekerjaan dapat mereka dapatkan di sana. Misalnya bekerja sebagai pekerjaan kantoran,tenaga buruh,dll.


Kehidupan social

Masyarakat desa sangat mengutamakan social life nya. Mereka bergotong royong melakukan hal tanpa ada unsur uang/materi. Namun karena masyarakat kota yang syarat akan materi jadi segala sesuatu yang dilakukan atas dasar materi untuk kepentingan diri sendiri.


Hubungan Desa dan Kota

Masyarakat pedesaan dan perkotaan bukanlah dua komonitas yang terpisah sama sekali satu sama lain. Bahkan dalam keadaan yang wajar diantara keduanya terdapat hubungan yang erat. Bersifat ketergantungan, karena diantara mereka saling membutuhkan. Kota tergantung pada dalam memenuhi kebutuhan warganya akan bahan bahan pangan seperti beras sayur mayur , daging dan ikan. Desa juga merupakan sumber tenaga kasar bagi bagi jenis jenis pekerjaan tertentu dikota. Misalnya saja buruh bangunan dalam proyek proyek perumahan. Proyek pembangunan atau perbaikan jalan raya atau jembatan dan tukang becak. Mereka ini biasanya adalah pekerja pekerja musiman. Pada saat musim tanam mereka, sibuk bekerja di sawah. Bila pekerjaan dibidang pertanian mulai menyurut, sementara menunggu masa panen mereka merantau ke kota terdekat untuk melakukan pekerjaan apa saja yang tersedia.

“Interface”, dapat diartikan adanya kawasan perkotaan yang tumpang-tindih dengan kawasan perdesaan, nampaknya persoalan tersebut sederhana, bukankah telah ada alat transportasi, pelayanan kesehatan, fasilitas pendidikan, pasar, dan rumah makan dan lain sebagainya, yang mempertemukan kebutuhan serta sifat kedesaan dan kekotaan.

Hubungan kota-desa cenderung terjadi secara alami yaitu yang kuat akan menang, karena itu dalam hubungan desa-kota, makin besar suatu kota makin berpengaruh dan makin menentukan kehidupan perdesaan.
Secara teoristik, kota merubah atau paling mempengaruhi desa melalui beberapa caar, seperti: (i) Ekspansi kota ke desa, atau boleh dibilang perluasan kawasan perkotaan dengan merubah atau mengambil kawasan perdesaan. Ini terjadi di semua kawasan perkotaan dengan besaran dan kecepatan yang beraneka ragam; (ii) Invasi kota , pembangunan kota baru seperti misalnya Batam dan banyak kota baru sekitar Jakarta merubah perdesaan menjadi perkotaan. Sifat kedesaan lenyap atau hilang dan sepenuhnya diganti dengan perkotaan; (iii) Penetrasi kota ke desa, masuknya produk, prilaku dan nilai kekotaan ke desa. Proses ini yang sesungguhnya banyak terjadi; (iv) ko-operasi kota-desa, pada umumnya berupa pengangkatan produk yang bersifat kedesaan ke kota. Dari keempat hubungan desa-kota tersebut kesemuanya diprakarsai pihak danorang kota. Proses sebaliknya hampir tidak pernah terjadi, oleh karena itulah berbagai permasalahan dan gagasan yang dikembangkan pada umumnya dikaitkan dalam kehidupan dunia yang memang akan mengkota.

Unsur Lingkungan Perkotaan

Wisma

Unsur ini merupakan bagian ruang kota yang dipergunakan untuk tempat berlindung terhadap alam sekelilingnya, serta untuk melangsungkan kegiatan-kegiatan sosial dalam keluarga.


Karya

Unsur ini merupakan syarat yang utama bagi eksistensi suatu kota, karena unsure ini merupakan jaminan bagi kehidupan bermasyarakat.


Marga

Unsur ini merupakan ruang perkotaan yang berfungsi untuk menyelenggarakan hubungan antara suatu tempat dengan tempat lainnya didalam kota, serta hubungan antara kota itu dengan kota lain atau daerah lainnya.


Suka

Unsur ini merupakan bagian dari ruang perkotaan untuk memenuhi kebutuhan penduduk akan fasilitas hiburan, rekreasi, pertamanan, kebudayaan dan kesenian


Penyempurna

Unsur ini merupakan bagian yang penting bagi suatu kota, tetapi belum secara tepat tercakup ke dalam keempat unsur termasuk fasilitas pendidikan dan kesehatan, fasiltias keagamaan, perkuburan kota dan jaringan utilitas kota.

Aspek Positif dan Negatif Masyarakat Desa dengan Kota

1. Bertambahnya penduduk sehingga tidak seimbang dengan persediaan lahan pertanian

2. Terdesaknya kerajinan rumah di desa oleh produk industri modern.

3. Penduduk desa, terutama kaum muda, merasa tertekan oleh oleh adat istiadat yang ketat sehingga mengakibatkan suatu cara hidup yang monoton.

4. Didesa tidak banyak kesempatan untuk menambah ilmu pengetahuan.

5. Kegagalan panen yang disebabkan oleh berbagai hal, seperti banjir, serangan hama, kemarau panjang, dsb. Sehingga memaksa penduduk desa untuk mencari penghidupan lain dikota.


Hal – hal yang termasuk faktor pendorong antara lain:

1.Penduduk desa kebanyakan beranggapan bahwa dikota banyak pekerjaan dan lebih mudah untuk mendapatkan penghasilan

2.Dikota lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan usaha kerajinan rumah menjadi industri kerajinan.

3.Pendidikan terutama pendidikan lanjutan, lebih banyak dikota dan lebih mudah didapat.

4.Kota dianggap mempunyai tingkat kebudayaan yang lebih tinggi dan merupakan tempat pergaulan dengan segala macam kultur manusianya.

5.Kota memberi kesempatan untuk menghindarkan diri dari kontrol sosial yang ketat atau untuk mengangkat diri dari posisi sosial yang rendah ( Soekanti, 1969 : 124-125 ).