Senin, 28 April 2014

Tips Bermain Game Yang Aman

Salam Gamer, sebagai sesama gamer saya disini ingin berbagi tips bermain game yang aman semoga bermanfaat.

Cari posisi yang nyaman

Untuk bermain game jangka pendek atau jangka panjang di usahakan duduk dengan tegap, usahakan jarak pandangan mata antara 45 – 70 cm. Jika anda duduk lesehan usahakan jangan bungkuk.

Istirahat Yang Cukup

Yang dimaksud istirahat disini setiap 2 jam sekali usahakan istirahat selama 15 menit untuk sekedar rilex atau membaringkan badan. Jangan anda bermain game terus menerus non-stop, tidak baik untuk kesehatan anda. Anda juga harus mengatur waktu bermain anda.

Imbangi kehidupan sehari hari anda dengan game


Yang dimaksud disini anda harus bisa membagi waktu antara bermain game dan kehidupan sehari – hari anda. Agar tidak menjadi ketergantungan terhadap game yang di mainkan. Ingat kita yang memainkan game bukan game yang memainkan kita.
KEWIRAUSAHAN

Kewirausahaan (Entrepreneurship) berasal dari bahasa Perancis, yang berarti Perantara. Kewirausahaan secara umum adalah proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan, memikul resiko finansial, psikologi dan sosial yang menyertainya, serta menerima balas jasa moneter dan kepuasan pribadi.

Wirausahawan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengembangkan suatu produk atau bisnis baru perusahaan milik sendiri, dengan menggunakan sumber daya seperti keuangan, bahan baku, tenaga kerja dan yang lainya dengan sebaik-baiknya, tujuannya untuk mendapatkan laba sebanyak-banyaknya. Kunci penting yang di pegang oleh seorang wirausahawan adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. Ciri-ciri wirausahawan antara lain :

  • Mampu mengidentifikasi peluang usaha baru
  • Memiliki rasa percaya diri dan selalu bersikap positif
  • Bertingkah laku seorang pemimpin
  • Memiliki inisiatif, kreatif, dan inovasi terbaru
  • Pekerja keras
  • Berpandangan luas dan memiliki visi misi yang baik
  • Berani mengambil resiko
  • Mampu menerima saran dan kritik


Karakteristik Wirausahawan Menurut McClelland :
  • Keinginan untuk berprestasi
  • Keinginan untuk bertanggung jawab
  • Preferensi kepada resiko-resiko menengah
  • Persepsi kepada kemungkinan berhasil
  • Rangsangan oleh umpan balik
  • Aktivitas energik
  • Orientasi ke masa depan
  • Keterampilan dalam pengorganisasian
  • Sikap terhadap uang


Karakteristik wirausahawan yang sukses dengan n-Ach tinggi
  • Kemampuan inovatif
  • Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
  • Keinginan untuk berprestasi
  • Kemampuan perencanaan realistis
  • Kepemimpinan terorientasi kepada tujuan
  • Obyektivitas
  • Tanggung jawab pribadi
  • Kemampuan beradaptasi
  • Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator



Tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi menurut McClelland:

Kebutuhan untuk berprestasi (n-Ach)

n-ACH adalah motivasi untuk berprestasi , karena itu karyawan akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. Karyawan perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan terhadap prestasinya tersebut.

Kebutuhan untuk berafiliasi (n-Afil)

Kebutuhan untuk Berafiliasi atau Bersahabat (n-AFI) Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Individu merefleksikan keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi. Mc Clelland mengatakan bahwa kebanyakan orang memiliki kombinasi karakteristik tersebut, akibatnya akan mempengaruhi perilaku karyawan dalam bekerja atau mengelola organisasi.

Kebutuhan untuk berkuasa (n-Pow)

Kebutuhan akan Kekuasaan (n-POW) Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain.


Sumber-sumber gagasan dalam identifikasi peluang usaha baru, antara lain:

Konsumen

Wirausahawan harus selalu memperhatikan apa yang menjadi keinginan konsumen atau memberi kesempatan kepada konsumen untuk mengungkapkan keinginan mereka.

Perusahaan Yang Sudah Ada

Wirausahawan harus selalu memperhatikan dan mengevaluasi produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan yang sudah ada dan kemudian mencari cara untuk memperbaiki penawaran yang sudah ada sehingga dapat membentuk peluang baru.

Saluran Distribusi

Merupakan sumber gagasan baru yang sangat baik karena kedekatan mereka dengan kebutuhan pasar.

Pemerintah

Merupakan sumber pengembangan gagasan baru dengan dua cara yaitu melalui dokumen hak-hak paten yang memungkinkan pengembangan suatu produk yang baru, dan melalu peraturan pemerintah terhadap dunia usaha yang memungkinkan muncuknya suatu gagasan tentang usaha baru.

Penelitian dan pengembangan

Merupakan suatu kegiatan yang sering menemukan atau menghasilkan suatu gagasan produk baru atau perbaikan terhadap produk yang sudah ada.

Unsur-unsur analisa peluang pokok yaitu:

  • Biaya tetap
  • Biaya variabel
  • Biaya total
  • Pendapatan total
  • Keuntungan
  • Kerugian
  • Titik pulang pokok


Franchise adalah pemberian sebuah lisensi oleh seseorang (franchisor) kepada pihak lain (franchise). Lisensi tersebut memberi hak kepada franchise untuk menggunakan merek dagang franchisor dan seluruh elemen yang diperlukan untuk menjalankan bisnisnya dengan dasar-dasar yang telah ditentukan sebelumnya.

Jenis-jenis hak guna paten (franchise) :
  • Franchise untuk mendistribusikan hasil produksi
  • Franchise yang menawarkan nama, citra, metode menjalankan usaha, dll
  • Franchise yang menawarkan jasa seperti agen pribadi, konsultasi pajak dan real estate


Pemasaran langsung

Merupakan proses penyampaian pesan maupun produk kepada pelanggan, melalui berbagi media. Pemasaran langsung bisa disebut juga sebagai aktifitas total yang mana penjual mempengaruhi transfer barang dan jasa pada pembeli, mengarahkan usahanya pada pemerhati dengan menggunakan satu media atau lebih untuk tujuan mengumpulkan tanggapan melalui telepon, pos atau kunjungan dari calon pelanggan.

Teknik alternatif pemasaran langsung :
  • Periklanan terklasifikasi
  • Periklanan display
  • Kiriman pos langsung
  • Katalog penjualan
  • Pemasaran tanggapan langsung media



Bentuk kepemilikan perusahaan

a. Pemilikan tunggal / perseorangan (firma)
  • Dimiliki dan dijalankan oleh 1 orang
  • Pemilik tidak perlu membagi laba

b. Kongsi
  • Ada perjanjian tertulis
  • Dimiliki 2 orang atau lebih
  • Umur perusahaan terbatas
  • Pemilikan bersama atas harta
  • Ikut serta dalam manajemen dan pembagian laba


c. Perusahaan Perseroaan
  • Perusahaan dengan badan hukum
  • Kewajiban pemilik saham terbatas pada jumlah saham yang
  • dimiliki
  • Pemilikan dapat berpindah tangan
  • Eksitensi relatif lebih stabil/permanen



Berikut ini adalah alternatif yang dapat wirausahawan gunakan saat usahanya berakhir.

Likuiditas

Kasus kepailitan paling ekstrim adalah ketika wirausahawan secara sukarela atau dengan berat hati harus melikuidasi semua aktiva usaha yang tidak bias dibebaskan. Jika wirausahawan mengisi petisi kepailitan secara sukarela, maka ventura usahawan tersebut dinyatakan pailit. Biasanya pengadilan akan meminta laporan pendapatan dan pengeluaran lancar.

Reorganisasi

Reorganisasi merupakan alternatif yang kurang ekstrim darikepailitan.Dalam situasi ini pengadilan memberikan waktu dan ruang kepada usaha ventura untuk membayar hutang-hutangnya. Biasanya situasi ini terjadi karena usaha ventura mempunyai masalah dengan arus kas dan kreditor mulai menekan perusahaan dengan tuntutan hukum,dan lain-lain. Wirausaha merasa bahwa dengan adanya perpanjangan waktu,binis akan bias mempunyai solvabilitas dan likuiditas yang lebih tinggi untuk memenuhi kewajiban hutang-hutangnya.

Kreditor besar atau suatu pihak yang berkepentingan atau kelompok kreditor biasanya akan mengajukan kasus ini di depan pengadilan dan kemudian rencana reorganisasi akan dibuat untuk menunjukan bagaimana bisnis akan berputar.Rencana ini akan membagi hutang dan kepemilikan kedalam dua kelompok,mereka yang akan dipengaruhi rencana dan mereka yang tidak.

Sekali rencana terselesaikan ia harus disetujui oleh pihak pengadilanPersetujuan rencana ini juga meminta bahwa semua kreditor dan pemilik setuju untuk tunduk dengan rencana reorganisasi eperti yang dikemukakan di depan pengadian.Keputusan yang dibuat dengan rencana reorganisasi biasanya mencerminkan satu atau gabungan dari hal-hal berikut ini :
  • Perluasan
  • Substitusi
  • Penetapan penyelesaian Hutang



Rencana Perpanjangan Waktu Pembayaran

Jika wirausahawan mempunyai pendapatan tetap,bias dimungkinkan untuk mengajukan perpanjangan waktu pembayaran selama hutang-hutang yang tidak di jamin kurang dari misalnya 10 juta dan hutang-hutangnya di jamin kurang dari 35 juta. Dengan ini wirausahawan membuat rencana pembayaran cicilan dari hutang yang belum dilunaskan. Jika disetujui oleh pengadilan, rencana tersebut mengukat kreditor bahkan jika mereka sebelumnya tidak menyetujui pembayaran secara menyicil.

Wirausahawan harus mengajukan kepada pengadilan rencana yang pada dasarnya adalah anggaran pendapatan dimasa mendatang dari segi hutang-hutang yang belum dilunaskan. Rencana tersebut harus berisi pembayaran semua klaim yang mendapat prioritas. Dsamping itu rencana tersebut harus menguraikan berapa banyak yang harus dibayarkan sampai semua pembayaran bias terselesaikan.

Klaim yang harus dibayar menurut peringkat adalah sebagai berikut :
  • Kreditor yang dijamin
  • Pengeluaran administrative
  • Klaim yang berasal dari operasi bisnis
  • Klaim upah dan gaji karyawan
  • Kontribusi pada tunjangan karyawan
  • Klaim dari kreditor konsumen
  • Pajak
  • Kreditor Umum. 



Referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Kewirausahaan
http://id.wikipedia.org/wiki/Wirausahawan
Ahman, Eeng. (2007). Membina Kompetensi Ekonomi. Penerbit : Grafindo Media Pratama, Bandung.
http://materikuliah-septiana.blogspot.com/2011/03/2-perbedaan-wiraswasta-dan-wirausaha.html