Jumat, 03 Mei 2013


5 TEMPAT WISATA YANG TAK BOLEH DIKUNJUNGI PASANGAN KEKASIH

Banyak hal-hal di Indonesia yang masih dikaitkan dengan mitos. Dengan beragam kebudayaan dan ceritanya, para masyarakat masih memegang mitos dan tradisi yang diturunkan dari para leluhur. Khususnya di pulau Jawa, banyak mitos yang beredar tentang ini dan itu. Yang menyebabkan para masyarakat harus berhati-hati dan mematuhi aturan leluhur itu.

Salah satunya menurut mitos Jawa, ada beberapa tempat wisata yang tak boleh dikunjungi pasangan kekasih. Konon, apabila pasangan kekasih nekat mengunjungi tempat tersebut, maka hubungan asmaranya akan segera putus, entah bagaimana caranya. Mitos ini sebenarnya disampaikan turun temurun lewat mulut ke mulut. Namun, hingga saat ini masih banyak yang percaya dan telah membuktikan kebenarannya. Terutama para masyarakat di sekitar lokasi wisata, yang memegang teguh mitos tersebut sebagai peringatan yang tak boleh diabaikan.

Konon, mitos tersebut diawali oleh cerita di balik sejarah sebuah lokasi. Seperti beberapa lokasi wisata di Indonesia berikut ini.

Candi Prambanan (Jawa Tengah)

Tak ada pasangan kekasih yang berani masuk ke dalam Candi. Umumnya hanya sampai pelatarannya saja. Konon, mereka yang nekat masuk maka hubungannya akan putus sekalipun sudah bertunangan.
\
Beberapa penduduk setempat ada yang telah membuktikannya. Saat sepasang kekasih yang sudah bertunangan pergi ke sana, tak berapa lama hubungan merekapun putus. Oleh karena itu para orang tua melarang pasangan kekasih pergi berwisata ke Candi Prambanan. Konon, tempat ini telah dikutuk oleh Bandung Bondowoso yang telah gagal menikahi Roro Jonggrang.

Kebun Raya (Bogor)

Kalau bermain ke Bogor, jangan lupa berkunjung ke kebun rayanya. Di sana terdapat beraneka ragam flora yang rindang dan ada beberapa yang nyaris punah.
Sekalipun lokasinya cantik, ada yang mengatakan bahwa pasangan kekasih baiknya tidak melewati jembatan gantung merah yang berlokasi di dalam kawasan kebun raya Bogor. Kabarnya, pasangan kekasih yang melewati jembatan ini bisa putus hubungan asmaranya. Hingga saat ini, para pasangan kekasih memang tak berani melewati jembatan tersebut. Sekalipun mengaku tak percaya mitos, mereka tak mau mengambil resiko.

Pantai Parangtritis (Yogyakarta)

Pantai Parangtritis berlokasi di kota wisata, Yogyakarta. Pantai yang menghadap ke samudra Hindia ini kabarnya merupakan wilayah kekuasaan Nyi Roro Kidul. Banyak orang takut memakai baju berwarna hijau saat bermain di pantai ini. Kabarnya, ombak ganas pantai ini bisa menarik dan menelan mereka yang memakai baju berwarna hijau. Nyi Roro Kidul sendiri memang diidentikkan dengan segala sesuatu yang berwarna hijau, termasuk busana yang sering dikenakannya.

Selain itu, para pasangan kekasih juga enggan mengunjungi pantai yang indah dan luas ini. Kabarnya, pasangan kekasih yang bermain di pantai ini akan segera putus setelah mengunjunginya. Mitos ini ternyata tak berhenti di Parangtritis saja, kabarnya di pantai laut selatan lainnya juga demikian.

Tanah Lot (Bali)

Berkunjung ke pulau dewata ini, Anda belum puas jika tak mengunjungi Tanah Lot. Di mana ada sebuah pura yang di dalamnya terdapat ular penjaga. Keindahan Tanah Lot ini dikagumi banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. Banyak orang yang berduyun-duyun pergi ke sana, hanya sekedar untuk melihat pemandangan atau berdoa di dalam pura.

Pura terletak di atas batu karang berukuran besar, yang dikelilingi air laut dan bebatuan terjal. Di sana, tinggallah ular penjaga yang kabarnya punya kesaktian dan bisa mengabulkan doa. Kabarnya, para pasangan kekasih tak diperbolehkan pergi ke pura dan melihat ular tersebut. Mereka yang pergi ke pura bersama kekasihnya dan menemui ular penjaga, akan berakibat putus hubungan asmaranya.

Air Terjun Coban Rondo (Batu, Malang)

Bila bermain ke kota Batu, mampir juga ke Coban Rondo. Pemandangannya asri, masih alami dan terkadang pelangi tak malu-malu memunculkan diri di sana. Keindahannya dan udaranya yang sejuk kerap menggoda para pasangan muda ke sana. Namun, banyak pasangan kekasih yang enggan pergi ke sana karena takut hubungannya akan putus. Kebanyakan, mereka akan mengunjungi obyek wisata yang satu ini dengan teman-teman atau keluarga saja.

Konon, lokasi ini adalah lokasi tempat Dewi Anjarwati yang menunggu suaminya Raden Baron Kusuma. Menikah belum genap 40 hari, keduanya nekat pergi ke Gunung Anjasmoro. Sebenarnya mereka telah dilarang oleh orang tua Dewi Anjarwati. Di tengah jalan, mereka dicegat oleh Joko Lelono yang jatuh cinta pada Dewi Anjarwati. Raden Baron Kusuma meminta Dewi Anjarwati untuk menunggu di dekat coban. Suaminya tak pernah datang karena gugur dalam pertempuran.

Inilah sebabnya lokasi ini menjadi salah satu lokasi yang tak boleh dikunjungi pasangan kekasih, karena merupakan lokasi di mana pasangan tersebut berpisah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar